Masyarakat Bisa Awasi Pemerintahan

Selasa, 22 Desember 2015 | Oleh : admin | Kategori : Kabupaten Mempawah


MEMPAWAH, HUMAS – Menciptakan pemerintah daerah yang baik dan bersih, Inspektorat Kabupaten Mempawah melaksanakan rapat gelar pengawasan di Aula Kantor Bupati Mempawah, Senin (21/12). Dibuka langsung Wakil Bupati Gusti Ramlana, rapat juga bertujuan mendorong peningkatan kinerja melalui percepatan pelaksanaan tindak lanjut hasil pengawasan.

“Pengawasan merupakan alat bantu mencapai tujuan agar pemerintah daerah dapat berjalan secara efisien dan efektif. Pengawasan akan mengendalikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan supaya berada pada upaya pencapaian visi dan misi daerah serta sesuai ketentuan perundang-undangan,” tutur Gusti Ramlana dalam sambutannya.

Ramlana menerangkan, melalui pengawasan akan dapat diperoleh masukan bagi pengambil keputusan untuk mengurangi bahkan meniadakan kesalahan, penyelewengan, dan pemborosan, termasuk mencegah terulangnya kesalahan yang sama di masa mendatang. “Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengawasan merupakan salah satu instrumen untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik dan bersih atau clean and good governance,” ujarnya.

Menurut Ramlana, Inspektorat Kabupaten Mempawah sebagai aparat pengawas internal pemerintah (APIP) diharapkan dapat meminimalkan risiko dan meyakinkan kepatuhan pada perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dalam rangka menjaga, mengawal, dan mendorong kinerja organisasi Pemerintah Kabupaten Mempawah ke arah yang lebih baik. Selain itu, tambahnya, masyarakat juga dapat melakukan pengawasan atas jalannya pemerintahan. “Masyarakat dapat memberikan informasi kepada pemerintah mengenai adanya dugaan penyalahgunaan wewenang, indisipliner, dan penyimpangan lainnya yang harus ditindaklanjuti oleh aparat pengawas internal pemerintah,” ucapnya.

Secara khusus Ramlana menyatakan pengawasan yang dilakukan aparatur pengawas internal bukanlah upaya menjatuhkan satuan kerja perangkat daerah atau unit kerja tertentu. Pengawasan, menurutnya, justru berfungsi membantu SKPD melaksanakan program selalu pada jalur yang benar sesuai rencana dan alokasi anggaran yang ditetapkan. Untuk itu dia meminta SKPD dan unit kerja bersifat proaktif terhadap kegiatan pengawasan yang dilakukan aparat pengawas baik internal maupun eksternal. “Apabila menjumpai permasalahan dalam pelaksanaan tugas, segera koordinasikan kepada aparatur pengawas agar diperoleh jalan keluar,” pesannya.

Kepada aparat pengawas internal pemerintah, Ramlana meminta untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan profesionalisme. Dia mengingatkan APIP agar bertindak tanpa memunculkan kesan sebagai aparatur penghukum bagi setiap pelaku kesalahan. “Peran APIP sebagai early warning, quality assurance, dan consultacy harus benar-benar terwujud. APIP juga harus membuka diri dan siap memberikan bimbingan serta arahan kepada SKPD dan unit kerja yang membutuhkan,” sebutnya.

Adapun kepada seluruh SKPD dan unit kerja, Ramlana meminta untuk segera mengambil langkah-langkah nyata guna menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang telah dilakukan. Dia menerangkan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan punya arti penting dalam siklus manajemen pengawasan. Betapa pun baiknya hasil pemeriksaan, jika tanpa diikuti dengan penyelesaian maka pemeriksaaan itu tidak berdaya guna dan berhasil guna optimal. “Karena itu tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kunci keberhasilan pengawasan adalah dapat dilihat dari pelaksanan tindak lanjutnya,” ucapnya. (Rio)

Berita Terkait



Copyright © 2018 © DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA dan OLAHRAGA KABUPATEN MEMPAWAH